0878 3846 6396
Kadekrowo, Gilangharjo, Pandak - Bantul
blog-img
02/11/2020

Webinar Internasional Teknologi Pertanian dengan Malaysia

admin | Agribisnis Tanaman Pangan dan

SMK N 1 Pandak merupakan salah satu sekolah yang berkonsentrasi pada bidang Pertanian, meliputi Tanaman, Peternakan dan Pengolahan Hasil Pertanian. Pertanian merupakan sumber utama bagi ketersediaan pangan, ilmu dalam pertanian terus berkembang sesuai dengan perkembangan jaman dan kemajuan teknologi. Seperti yang diistilahkan oleh Dra. Meiyun Wihadiyati, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK N 1 Pandak dengan istlah anak muda jaman sekarang bahwa ilmu pertanian tidak ada matinya. Produk pertanian akan dibutuhkan terus menerus dan dalam kondisi bagaimanapun sehingga peningkatan teknologi pertanian  sudah menjadi kebutuhan semua kalangan terutama pada bidang pendidikan pertanian.

Kolej Vokasional Pertanian Teluk Intan KV(P)TI yang berada di Perak Malaysia merupakan salah satu school partner SMK N 1 Pandak dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Pada Tahun 2019 sebanyak 7 orang guru Program Studi Agribisnis Tanaman SMK N 1 Pandak melakukan kunjungan ke Teluk Intan, Malaysia untuk belajar teknologi pertanian yang sudah diterapkan dan menjadi materi utama dalam pembelajaran siswa siswa di Kolej Vokasional Pertanian Teluk Intan.

Pn Hjh Missiah Binti Halim yang merupakan Pengarah KV(P)TI menyambut dengan senang prakarsa pelaksanaan webinar ini. Diharapkan dari kolaborasi antar bangsa ini mampu memperkukuh kerja sama antara ke dua negara serta siswa dan sekolah mampu menghasilkan produk pertanian yang tidak tertinggal dibandingkan negara negara penyumbang produk pertanian terbesar seperti Belanda, NewZeland dan Cina.

Pada Tahun 2020 direncanakan SMK N 1 Pandak akan megirimkan 2 orang siswa terbaiknya untuk mengikuti pembelajaran di   Kolej Vokasional Pertanian Teluk Intan, tetapi karena adanya Pandemi Covid 19 yang belum mereda, sedangkan transfer pengetahuan harus terus berlanjut maka pada hari Selasa, 20 Oktober 2020 dilaksanakan webinar teknologi pertanian antara ke dua negara. Teknologi pertanian merupakan perpaduan antara teknologi dengan kegiatan pertanian yang berupa in put sehingga menghasilkan out put berupa produk yang lebih tinggi nilainya.

Pn. Normasnira Mat Hassan yang merupakan Ketua Program Hortikultura KV(P)TI sebagai nara sumber dari Malaysia pada webinar tersebut menyampaikan pemaparan dengan judul Penggunaan Teknologi Airhydro pot dalam penanaman golden melon. narasumber menjelaskan  bahwa KV(P)TI telah menerapkan budidaya golden melon menggunakan airhydro pot berkat kerja sama dengan Syarikat Skycopers Airhydro Industries yang terletak di Selangor Malaysia. Airhydro pot adalah pot berbahan plastik yang terdapat bagian untuk penumbuhan benih  dan terdapat juga bagian untuk penyimpanan nutrisi. Manfaat dari penggunaan airhydro pot ini adalah 1) penggunaan pupuk lebih rendah 50% dibanding biasanya sehingga mampu mengurangi biaya pemeliharaan, 2) apabila suhu larutan di dalam pot meningkat akibat suhu udara maka larutan pupuk dari tangkai utama akan mengalir sehingga terjadi penurunan suhu secara otomatis, 3) teknologi ini tidak tergantung pada listrik karena aliran nutrisi dari tangki utama menuju pot memanfaatakan tenaga gravitasi dan 4) perawatan pot lebih mudah, selain tidak mudah rusak, ringan dan mudah dalam pembersihan. Pot dapat digunakan selama 10 tahun.

Narasumber dari SMK N 1 Pandak adalah Bakuh Yuwono, SP yang merupakan guru pada Program Studi Agribisnis Tanaman menyampaikan judul Pemilihan Bunga Pepaya untuk menentukan kualitas buah. Perbanyakan tanaman pepaya umumnya menggunakan biji. Biji  yang terdapat di dalam buah  pepaya merupakan hasil persilangan tanaman induk bunga pepaya. Sayangnya, pada hasil persilangan ini terjadi segregasi (penyimpangan) yang cukup besar jika dibandingkan dengan persilangan tanaman lain, sehingga akibatnya akan dihasilkan tanaman pepaya jantan, tanaman pepaya betina dan tanaman pepaya sempurna. Petani tentu saja akan rugi seandainya sebagian besar tanaman pepaya yang ditanam bukan merupakan  tanaman pepaya sempurna, karena tanaman papaya tidak menghasilkan buah. Oleh sebab itu perlu dilakukan upaya untuk mendapatkan hasil tanaman papaya sempurna dengan cara melakukan seleksi bunga. Kegiatan seleksi bunga dilakukan pada saat tanaman papaya berumur 4 bulan setelah tanam. Dengan cara memperhatikan setiap bunga yang muncul (harus mengetahui ciri bunga papaya). Perhatikan setiap bunga yang tumbuh ke-1 sampai dengan ke-4, kemudian tentukan jenis bunganya. Bunga ke-5 merupakan penentuan jenis tanaman papaya. Apabila terdapat bunga jantan pada bunga ke-5 maka menunjukkan tanaman papaya tersebut merupakan tanaman papaya jantan yang nantinya tidak menghasilkan buah, sehingga sebaiknya tanaman papaya tersebut di musnahkan saja. Sebaliknya apabila bunga ke 5 merupakan bunga betina, nantinya  akan menghasilkan bentuk buah bulat dengan daging buah tipis yang tentu saja tidak disukai. Sedangkan bunga sempurna akan menghasilkan buah papaya yang diharapkan sehingga tanaman tersebu harus dipelihara secara maksimal.

Peserta webinar bukan hanya dari kedua sekolah tetapi juga  sekolah sekolah pertanian yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta serta di Perak Malaysia. Guru dan siswa yang mengikuti webinar ini sangat antusias mengikuti pemaparan dari kedua narasumber, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul. Semua fihak menyambut baik pelaksanaan webinar yang baru pertama kali ini dilaksanakan dan berharap kegiatan ini akan berlanjut secara rutin pada waktu yang akan datang. (Nurul Chairani Rangkuti)

Tautan : https://bernasnews.com/smk-n-1-pandak-gelar-webinar-teknologi-pertanian-bersama-kolej-vokasional-pertanian-teluk-intan-malaysia/

 

Bagikan Ke: